Selasa, 09 Agustus 2011

Arcania: Gothic 4

Meski kurang sukses dengan Gothic 3. JoWood tampaknya tak ingin melepas seri Gothic mereka. Tidak ingin berputus asa, mereka pun menunjukkan pengembangan yang baru untuk mengembangkan sekuel keempat. Itu pula sebabnya mengapa Arcania: Gothic 4 memiliki citarasa yang berbeda dengan seri sebelumnya. Tetapi, berhasilkah game ini memikat penggemarnya?


Arcania berkisah tentang seorang pemuda sederhana yang tinggal di sebuah desa kecil di pinggir pantai. Impian terbesarnya adalah menikah. Namun impian besar itu harus musnah karena wanita yang dicintai tewas oleh serbuan pasukan Raja Rhobar III yang mengekspansi wilayahnya. Marah dan sedih, sang pemuda pun bertekad balas dendam.

Sebagai sebuah game RPG klasik, latar cerita Arcania memang sungguh tidak menggairahkan. Tak ada pasukan iblis dari neraka yang hendak menguasai dunia. Sang pemuda pun bukan tipikal seorang hero yang Anda dambakan.

Beruntung kekurangan dari sisi cerita berhasil dikompensasi sempurna oleh kualitas grafiknya yang cukup mumpuni. Meski penggambaran karakter wanita terlihat kurang sedap di mata, tetapi hal sama tidak bisa dikatakan untuk penggambaran lingkungan permainannya. Aspek satu ini justru patut dipuji. Lingkungan permainan luas dan digarap indah sekali dengan detail yang tinggi sehingga menyebabkan Anda ingin terus mengeksplorasi dunia yang ada di Arcania.

Unggul di grafik, Arcania justru kurang bersinar dari sisi gameplay. Opsi pengembangan karakter yang minimalis menjadi salah satu sebab. Hanya opsi skill yang bisa diakses,selebihnya berlangsung secara otomatis. Game ini juga terkesan linear, karena nyaris tak ada opsi untuk mengambil sikap berbeda saat berinteraksi dengan NPC. Dengan kelemahan-kelemahan tersebut, Arcania jatuh pada kualifikasi rata-rata. Untungnya, hal itu tidak lantas berarti Arcania kehilangan semua daya tariknya.

Arcania tetap menyenangkan untuk dimainkan. Besarnya inventory memungkinkan Anda menyimpan Apapun yang ditemui. Belum lagi kemampuan untuk membuat ramuan atau item baru dengan menggabungkan beberapa item tertentu. Mode Combatnya pun cukup menarik, dimana Anda bisa menghindari serangan musuh, menangkisnya, dan melancarkan kombo. Bagi penggemar game-game RPG, sekuel keempat Gothic ini rasanya pantas untuk dilirik.

Website Resmi: www.arcania-game.com

Kebutuhan Minimum:

  1. Microsoft Windows Xp/Vista/7

  2. Intel Core 2 Duo @2.8 GHz/ AMD Athlon II X2 @2.8GHz

  3. 2GB RAM

  4. NVidia GeForce 8800 GTX

  5. 9GB Harddisk space



Primbon Jawa Role-Playing game

Portal 2

Ide awal berasal dari salah satu episode  Half Life 2. Ide tersebut diracik dan dibuatkan game tersendiri yang diberi nama Portal. Kini, game yang sama kembali dihadirkan Valve melalui sekuel keduanya, sebuah game dengan gameplay tidak biasa dan berujung pada genre yang sulit didefinisikan.


Dibandingkan sekuel terakhir Half Life, Portal 2 terlihat lebih Modern dari sisi grafik. Grafik di-render halus dengan detail tinggi. Penggambaran lingkungan permainan yang bisa berubah bentuk terlihat mengesankan. Hebatnya, meski berpindah lokasi secara tiba-tiba, tak terdeteksi adanya perlambatan frame rate. Pujian juga patut diberikan untuk kualitas suara. Meski karakter utama membisu, voice acting karakter pendukung sangat meyakinkan. Gameplay unik dan orisinal menjadi pelengkap yang membuat game ini semakin bersinar.

Permainan dalam Portal 2 mirip dengan mencari jalan keluar di maze. Bedanya, setiap ruang dalam game ini tidak saling berhubungan. Anda harus mengaktifkan atau membuat portal untuk menjelajah setiap ruang demi mencari jalan keluar.

Berbagai tantangan pun diberikan, misalnya keharusan untuk menekan tombol untuk menahan agar pintu tetap terbuka dan sebagainya. Dalam game ini, karakter Anda dilengkapi dengan senjata untuk membuat portal. Ada dua jenis portal yang bisa dibuat, yakni portal biru dan oranye. Keduanya mirip dua sisi dari satu mata uang. Portal biru sebagai jalan masuk, sedangkan portal oranye sebagai jalan keluar atau sebaliknya. Gameplay semakin menarik ketika Anda menyadari bahwa portal tak hanya untuk mencari jalan keluar, tetapi juga untuk menyelamatkan diri, misalnya ketika Anda terjatuh dari ketinggian.

Di luar senjata, karakter Anda dilengkapi dengan sepasang sepatu khusus yang bisa membuatnya melompat tinggi atau meloncat turun tanpa cedera. Konsekuesinya, pergerakan karakter menjadi semakin cepat dan praktis Anda pun dituntut untuk berpikir lebih cepat. Puzzle yang semakin lama semakin rumit dan adanya ancaman bahaya dari robot sekuriti atau malah lingkungan permainan sendiri menambah dayatarik Portal 2. Game ini akan semakin memikat apabila Anda bermain dengan mode Co-Operation bersama seorang rekan.

Website Resmi: www.thinkwithportals.com

Kebutuhan Minimum:

  1. Microsoft Windows XP/Vista?7

  2. Intel P4 3.0GHz/ Dual Core 2.0GHz/AMD64 X2

  3. 1GB RAM (XP)/2GB RAM (Vista)

  4. 128MB VRAM support Pixel Shader 2.0b (ATI Radeon X800/NVIDIA GeForce 7600/ Intel HD Graphic 2000/NVidia 6600/ATI Radeon X1300)

  5. 7,6 GB Harddisk space.

Primbon Jawa Puzzle-platform game