Kamis, 11 Agustus 2011

Assassin's Creed II



Setelah menanti cukup lama, akhirnya Ubisoft merilis Assassin's Creed II bagi PC gamer. Selain dengan dilengkapi oleh sistem DRM terbaru milik mereka, pihak pengembang menjanjikan, bahwa walaupun sekuel ini dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi console, mereka tetap akan memberikan yang terbaik bagi PC gamer. Salah satunya adalah dengan memberikan kedua DLC yang bagi game ini langsung sejak awal. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah sekuel ini berhasil membawa perbaikan dibandingkan dengan seri sebelumnya?



Bagi yang belum memainkan seri pertama dari game ini dan ingin mengetahui dengan jelas bagaimana kisah sebenarnya dalam Assassin's Creed 2, disarankan untuk kembali menyelesaikan game sebelumnya. Karena kisah dalam game ini mengambil setting tepat dimana kisah dalam game pertama berakhir. Kita kembali akan berperan sebagai Desmond Miles, mantan bartender yang kini harus menjadi salah satu objek penelitian dalam Animus.

Seri kedua ini dimulai ketika Lucy, salah seorang peneliti yang sedikit ... "simpati" terhadap Desmond membawa kabur dirinya dan membawa Desmond untuk masuk ke dalam sebuah Animus baru yang diciptakan oleh kelompok Lucy sendiri. Jika dalam seri sebelumnya kita hanya dapat mengontrol Desmond untuk berjalan-jalan, kini kita akan dapat membuat Desmond melakukan beberapa hal yang sebelumnya hanya dapat dilakukannya dalam Animus.

Kisah dalam Assassin's Creed II ini akan dimulai dengan mengambil setting di kota Florence, Italy. Ketika sudah memasuki Animus baru yang disebut dengan Animus 2.0, kita akan memerankan seorang tokoh baru bernama Ezio Auditore, menggantikan Altair, sang pahlawan dalam seri pertama. Berbeda dengan seri sebelumnya dimana kita langsung menjadi seorang Assassins yang berpengalaman, disini kita akan mulai mengontrol Ezio sejak dirinya masih baru saja dilahirkan! Pihak pengembang tampaknya ingin membuat kita benar-benar mengenal Ezio.

Tokoh baru ini sendiri digambarkan sebagai seorang anak bankir yang cukup kaya, yang juga memiliki hobi berkelahi. Namun perkelahian bukan merupakan satu-satunya kesenangan dari Ezio, dia juga digambarkan sebagai salah seorang "womanizer" yang terkenal di kotanya, dimana hal ini seringkali membuat dirinya terlibat dalam masalah. Keluarga Enzio sendiri cukup bahagia. Dia memiliki seorang kakak laki-laki, dan dua orang adik.

Namun sayangnya kebahagiaan keluarga mereka tidak bertahan lama. Salah seorang teman dari keluarganya menjebak Ayah Ezio, sehingga keluarga mereka dianggap sebagai penghianat kota tersebut. Bahkan Ayah, beserta Kakak dan Adik laki-laki Ezio harus dihukum mati dengan cara digantung! Untungnya sebelum itu ayah Ezio sempat berpesan agar dirinya mengambil beberapa barang di ruang rahasia keluarga mereka, sehingga Ezio sempat mempersenjatai dirinya untuk kemudian membawa kabur keluarganya yang tersisa keluar dari kota tersebut.

Info: www.gamexeon.com



Dragon Age 2

Setelah hampir dua tahun berlalu, kini sekuel kedua Dragon Age kembali menyapa penggemarnya. Latar belakang cerita tetap sama, masih terkait serbuan para Darkspawn. Bedanya, kali ini karakter Anda bukanlah anggota Grey Warden, melainkan seorang pengungsi bernama Hawke. Meskipun harus kehilangan adik laki-lakinya, Hawke dan keluarga berhasil meloloskan diri dari Lothering yang hancur menuju Kirkwall, kota dimana Hawke mulai angkat reputasi sebagai seorang champion.


Dragon Age 2 mengambil pola bertutur flash back. Sebagian cerita berlangsung pada masa lalu kemudian kembali ke waktu sebenarnya. Apa yang Anda lakukan pada awal permainan akan memiliki konsekuensi tersendiri di kemudian hari, hal yang sama yang juga diterapkan pada seri pertamanya. Formula inilah yang membuat seri Dragon Age menarik. Pilihan-pilihan moral yang Anda putuskan, yang sebelumnya Anda anggap baik, boleh jadi justru merupakan putusan yang buruk kemudian hari.

Dragon Age 2 tetap menganut konsep yang sama seperti sebelumnya, tetapi beberapa perubahan telah dilakukan Bioware demi menyempurnakan game ini. Perubahan paling mencolok adalah pada mode combat. Combat di desain ulang dan terbukti cukup mengesankan. Serangan Anda kini tidak lagi monoton. Berkat penerapan skill yang dapat diakses melalui hotkey, karakter Anda bisa melakukan serangan kombo yang mematikan.

Seperti seri pertama, Anda pun akan bertualang dalam suatu kelompok. Jika diinginkan, Anda dapat mengontrol langsung setiap NPC yang menjadi anggota kelompok Anda. Namun, bila ingin fokus karakter utama, Anda tinggal mengeset taktik untuk setiap NPC agar mereka bereaksi sesuai dengan perintah Anda.

Perubahan juga menyentuh opsi pengembangan karakter yang meliputi attribut, skill, dan magic yang tampaknya didesain ulang. Akan tetapi, perubahan yang hasilnya justru kurang mengesankan adalah pada kualitas grafik. Grafik sebenarnya bagus, tetapi sudut pandang yang terlalu dekat membuat Anda potensial kehilangan musuh di tengah pertempuran. Selain itu, lokasi permainan yang melulu di kota Kirkwall menyebabkan lingkungan permainan yang sebenarnya cukup indah menjadi terasa monoton. Kekurangan minor ini tidak banyak mengurangi kenikmatan bermain. Singkat kata, bagi penggemar game RPG, Dragon Age 2 tidak boleh terlewatkan.

Website Resmi: dragonage.bioware.com

Spesifikasi minimum:

  1. Microsoft Windows XP/Vista/7

  2. Intel Core 2 Duo 1.8 GHz

  3. 1GB  RAM (XP), 1.5 GB RAM (Vista/7)

  4. 256MB VRAM NVidia 7900/ ATI HD 2600

  5. 7GB Harddisk space

Primbon Jawa Role-Playing game